GENERATOR DC PARALEL

Generator DC Paralel

Generator DC paralel maksudnya 2 atau lebih  Generator bekerja bersama sama melayani suatu beban atau Generator bekerja sama dengan batere melayani beban.

Tujuan dari Generator DC bekerja paralel adalah :

1.      Untuk menambah kapasitas daya karena beban bertambah ( beban yang besar). Dalam hal ini generator generator ditambahkan kesiistem yang telah bekerja.

2.      Untuk menjaga keberlanjutan (kontinuitas) pelayanan, apabila ada generator/peng geraknya harus di hentikan, misal untuk perawatan, ( ada cadangan peneyedia daya)

3.      Untuk meningkatkan keandalan dari sistem, karena dengan generator yang banyak (>1) jika ada yang rusak tidak semua daya hilang, sehingga tidak semua beban tak menerima daya listrik.

4.      Untuk meningkatkan effisiensi daya Generator, karena daya yang dibangkitkan dapat disesuaikan dengan kebutuhan beban.

Syarat memparalelkan Generator :

1.      Tegangan terminal generator harus sama

2.      Terminal Positif dan negatifnya di ketahui.

            Peralatan yang dibutuhkan untuk memparalelkan Generator :

1.      Dua unit Voltmeter

2.      Saklar penghubung (paralel) antara ke dua Generator

3.      Dua unit Ampermeter

4.      Dua unit pengukur putaran

Cara memparalelkan dua Generator DC,

Generator umumnya diparalel dalam keadaan berbeban sesuai tujuan paralel, tetapi dapat juga diaparalel dalam keadaan tanpa beban.

Misal Generator 1 sedang bekerja melayani beban, tegangan kerjanya 220 V, terminal positifnya ditandai dengan warna merah A1 dan terminal negatifnya ditandai dengan warna hitam B1 dengan putaran 3000 rpm.

Generator 2 diinginkan di paralel dengan Generator 1, maka yang harus dilakukan sebagai berikut :

1.      Pastikan/tentukan terminal positif  A2dan negatifnya B2

2.      Terminal positif akan terhubung dengan terminal positif Generator 1 dan terminal negatif akan terhubung dengan terminal negatif Generator 2 jika saklar paralel di tutup

3.      Pasang pengukur putaran dan ampermeter pengukur arus

4.      Putar/jalankan penggerak dari Generator dua pada putaran nominalnya

5.      Naikkan arus penguat dari Generaor 2 sehingga tegangan yang dihasilkannya sama dengan tegangan terminal Generator 1.

6.      Tutup saklar paralel, maka ke dua generator telah paralel. Pada kondisi ini Generator 2 belum menyumpai arus/daya ke sisitem.

 

Agar Generator 2 menyuplay daya ke sistem (Pembagian beban dari 2 Generator yang bekerja Paralel) maka ggl (tegangan ) dari generator dua dinaikkan dan ggl dari generator 1 di turunkan. Semakin tinggi ggl generator 2 dinaikkan dan ggl generator 1 semakin diturunkan maka semakin besar generator 2 menyuplay  daya ke sistem dan Generator 1 semakin sedikit menyupay daya ke sistem.

Jadi besar daya yang di tanggung oleh masing masing generator dapat di atur dengan mengatur GGL nya.

Demikian juga jika satu generator mau di hentikan maka generator yang tetap melayani beban dinaikkan gglnya bersamaan dengan menurunkan ggl generator yang mau di hentikan, sampai generator yang tetap bekerja melayani seluruh beban dan pada saat itu saklar paralel dapat dilepas.

Generator DC dapat juga di paralel dengan batere. 

Komentar